10 Alasan Android 2.2 Froyo dapat Membuat Apple Keringat Dingin!!

Android v2.2

Android 2.2 segera hadir untuk beberapa ponsel, OS Froyo ini memiliki banyak perkembangan dari generasi sebelumnya eclair. Untuk saat ini update Froyo memang baru tersedia untuk Nexus One, ponsel Motorola dalam bulan Juli ini, dan ponsel HTC saat Desember nanti.

OS berlogo robot hijau ini selalu disandangkan sebagai ancaman besar bagi Apple, terutama OS Froyo ini. Mengapa demikian, simak saja 10 alasan mengapa Apple harus takut dengan OS Android 2.2 ini (Don Reisinger dari eWeek):
1. Performa dan kecepatan : Berbagai hasil uji telah menunjukkan Android 2.2 lebih cepat dari iOS 4 termasuk dalam menjalankan aplikasi bawaan ponsel.

2. Dukungan Flash : Android 2.2 menang mutlak dari Apple, dengan dapat menampilkan video dan game secara langsung dari browser ponsel.

3. Dukungan Microsoft Exchange : Faktor penting untuk ponsel pintar, Android 2.2 dapat calendar synchronization, remote wipe, auto-discovery dan beberapa fitur Exchange lainnya. Dulu Apple mengungguli Google, sekarang Android Froyo juga telah memilikinya.

4. WiFi Hotspot : Jelas ini merupakan keunggulan bagi Android Froyo, OS ini memungkinkan ponsel untuk menjadi sumber koneksi Internet secara nirkabel untuk hingga 10 perangkat.

5. Android Market yang Semakin Berkembang : Dalam OS 2.2, pengguna dapat menginstall aplikasi langsung ke penyimpanan kartu SD sehingga dapat langsung diakses bila dipindahkan ke ponsel lain, dan masih banyak perubahan lain.

6. Browser yang lebih baik : Hal ini sudah diuji oleh engadget, Android 2.2 Froyo menang dari segi kecepatan dan performa (video perbandingan browser bawaan Nexus One VS Safari dengan iOS 4)

7. Dukungan dari produsen ponsel besar : Tidak diragukan lagi banyak produsen besar yang sangat tertarik dengan OS ini, dan tentu akan menjadi poin lebih. Beberapa contoh diantaranya adalah, HTC, Motorola, Samsung, Sony Ericsson.

8. Solusi bisnis perusahaan yang baik : Google selalu menanamkan Android Froyo sebagai OS yang siap digunakan untuk kepentingan perusahan. Meski belum terbukti kehandalannya setidaknya telah mengungguli iPhone 4 dengan adanya fitur push for corporate customers. Mungkin untuk saat ini Blackberry masih yang terbaik.

9. Peningkatan Desain : Android selalu mendapatkan peningkatan tampilan dari generasi sebelumnya, memang tidak drastis tetapi setidaknya memiliki kemajuan dan semakin mendekati tampilan iOS4. Pantas diakui memang iOS 4 memiliki tampilan yang lebih baik, tapi Android semakin mengejar.

10. OS Android 2.2 memang telah dinantikan oleh para vendor : Dulu banyak produsen ponsel ragu akan dapat melawan dominasi Apple dan iOS4. Namun dengan OS Android 2.2 sebagai basis platform yang diunggulkan, telah meyakinkan produsen ponsel lain untuk berkecimpung, salah satunya Dell.

Kesepuluh hal diatas adalah alasan yang masuk akal, apalagi dengan iPhone 4 dan iOS 4 yang sedang didera banyak kelemahan saat ini. Sepertinya saat yang tepat bagi Android 2.2 untuk melejit dan menampung banyak konsumen yang beralih dari iPhone. Namun tetap saja, setiap konsumen memiliki alasan sendiri untuk tetap setia pada OS atau ponsel kesayangannya bukan.

sumber : kassa9.com

iPodLinux

iPodLinux
iPodLinux
is μClinux-based Linux distribution designed to run on Apple Inc’s iPod. When the kernel is booted it iPodLinux replace Apple’s iPod operating system and automatically load Podzilla, an alternative GUI and launcher for some additional included programs such as video player, an image viewer, command line shell, games, emulators for video game consoles, demos programs, and software, sometimes experimental or other unresolved.

IpodLinux Booting

Basic structure
iPodLinux basically consists of a Linux kernel built from these sources μClinux using standard uClibc C library with driver code for components of the iPod (or reverse engineered drivers if available). This includes userland programs from μClinux and / or BusyBox, UNIX file system (which can be made in the format of HFS + iPod, or an ext2 partition on the iPod is formatted FAT32), and GUI Podzilla (and its modules). Apple’s iPod OS boot loaders contrast using invisible and is based on ARM processor kernel originally written by Pixo, and iPod Miller Column browser program, the GUI is written by Apple and Pixo using Pixo application framework, and other firmware and drivers written component of the reference codes standard behavior of producers to support the Apple iPod want to have.

Features
Besides the kernel, iPodLinux podzilla featured as the main component, and podzilla2 application that provides:

* IPod-like user interface
* Video playback with sound
* Support for AAC, MP3 and OGG playback basis (4G & 5G Music Player Daemon damages, but can be repaired).
* Many games, including TuxChess, Bluecube (Tetris clone), Chopper, StepMania (a Dance Dance Revolution clone) and more [1.]
* Recording through audio jack on a much higher quality than Apple’s firmware
* The ability to play the games Doom and Doom II (and probably any Doom Total Conversion; Chex Quest for instance)
* Color scheme support
* The ability to run many emulators, such as iBoy (Nintendo Game Boy Emulator), Ines (Nintendo Entertainment System Emulator), iDarcNES (port of the multi system emulator DarcNES), iMAME (Multiple Arcade Machine Emulator port), and iGPSP (Game Boy Advance emulator ).

History
Bootloader for the iPod generation 4 was extracted by Nils Schneider, a German computer science student. Previously a software method for extracting the bootloader which is needed to allow Linux to be ported no longer works. Bernard Leach had previously found a way to operate the piezo buzzer in the iPod. Schneider was able to use this program with a few modifications to make a series of clicks for each byte of the loader. The process of extraction time 22 hours to complete and Schneider needed to build a soundproof box to prevent outside interference with the process.

Server transition
On June 11, 2008 websites discontinued and replaced with a redirect to a blank page. server service was gradually restored. On October 1, 2008 iPodLinux.org DNS address has been updated and the server online again by October 5, 2008. On June 22, 2009 server offline again withdrawn. New server was online again on September 8th.

Source : http://en.wikipedia.org/wiki/IPodLinux

Konfigurasi Adsl Speedy dgn Linksys WRT54GL

Bagi kamu yang punya koneksi internet speedy tapi ingin memakai wireless access point dan binggung cara konfigurasikannya. Pertama kamu mungkin sudah ada modem ADSL yang dari Speedy sepeti : Prolink H9200, TP-LINK dan lain-lain. Dan akan disambungkan ke Wireless AP. Disini saya memakai ADSL modem Prolink H9200 dan Wireless AP Linksys WRT54GL. OK,langsung aja ke tutorialnya…

1. Settingan di modem yang saya lakukan: Settingan dari speedy tidak perlu di ubah, hanya saja matikan DHCP server dan isi DNS secara manual. settingan PPP type PPPoE LLC 2.

0000

2. Settingan di linksys: (sesuaikan dengan IP yang anda gunakan) Di menu BASIC SETUP pilih static IP Internet
*IP Address: 192.168.1.2
*Subnet Mask: 255.255.255.0
*Gateway: 192.168.1.1 Static
*DNS 1: 202.134.0.155 Static
*DNS 2: 202.134.0.61
*Local IP Address: 22.22.22.1
*Subnet Mask: 255.255.255.0
*DHCP Server: Enable Starting IP Address: 22.22.22.50 Maximum Number of DHCP Users: 10 (isi dengan jumlah client yang di inginkan)
Client Lease Time: 0 minutes (0 means one day) WINS: 0.0.0.0 Di submenu ADVANCE ROUTING Operating Mode pilih router sbg Gateway

3. Di menu WIRELESS >>>Basic Wireless Settings Wireless Network Mode: Mixed Wireless Network Name (SSID): HOMENET (nama wirelles hotspot nya) Wireless Channel: 11 – 2.462GHz Wireless SSID Broadcast: Enable di sub menu WIRELESS (harus di setting untuk kemananan) Security Mode: WEP Default Transmit Key: 1 WEP Encryption: 64 bits 10 hex digits Passphrase: [masukin password kamu] lalu tekan tombol generate — nanti muncul password2 yg bisa di pake utk access WIFI secara otomatis Key 1: Key 2: Key 3: Key 4: di sub menu Advanced Wireless Settings Frame Burst: Enabled Sisanya dibarkan standar.

Lalu silahkan coba koneksi anda,, semoga membantu.

Next Page »